Selasa, 01 Februari 2011

My life is my Stories

My Life is My Stories

Jika bintang-bintang sudah tidak dapat lagi menemani..
biarlah ku nikmati kesunyian ini

Jika puisi indah sudah tak dapat lagi mewakili perasaan ini..
biarlah ku nikmati kehampaan ini ..

Mungkin air mata yang tulus..
akan lebih bermakna daripada tawa penuh dusta ..
Semoga kerinduan ini kan segera berakhir..
Seiring ku dapatkan kerinduan baru yang lebih bermakna..
Dan dapat membuat ku bahagia ..

original consept by Rinz Aqlaza


hanya sebuah Perasaan..

cinta itu indah... bila kita bisa mengerti cinta yang sesungguhnya.. mengerti akan cinta setiap orang punya pengertian yang beda2... tapi intinya tanpa cinta hidup terasa hambar.. bahkan cintalah yang bisa membuat manusia bisa bertahan hidup.. cintalah yang membuat manusia mencapai cita cita n harapan.. tetapi cinta juga bisa membunuh manusia, membunuh akal budi, membunuh harapan, membunuh masa depan.. n bahkan cinta juga bisa bener2 membuat orang mati.. maka kalo kita bisa berfikir cinta itu sungguh sangat rumit... entahlah... kita bisa mencari alasan n pengertian cinta masing2 karena setiap orang tidak akan pernah sama menilai arti cinta..

Original concept by Rinz Aqlaza



Doa dan Harapanku..

          ya Allah buatlh ak mencintai Al-quran, mencintai sgla Amal kebaikan n mencintai org2 yg baik..
Anugrahkanlah kepadaku cinta kepadamu, cinta kpd org yg cintanya berguna bagiku disisimu..
Ya Allah, stiap Anugrahmu kpdaku yg kucintai, mohon jadikan ia sebagai kekuatan ku u/ mencintai apa yg kau cintai n stiap apa yg ku cintai n tdk kau berikan kepadaku, mohon jadikanlah itu sebagai peluangku untuk berada dalam perkara yg kau cintai.. 
Amin 🤲

original consept by Rinz Aqlaza

Tersenyum dg TANPA KEPEDULIAN................

gelapnya malam kini ku jalani sendiri..
semenjak kmrn kau pergi dari hidupku..
kau Bertemu denganya tanpa pedulikanku..
tanpa rasa bersalah kau duakan cintaku..

taukah kau sakit yang ku rasakan??
taukah kau kecewa yang ku tanggung??
kecewa yang tak kan pernah ku lupakan..

diam diam kau menghanyutkan segalanya..

pergi saja kau untuk selamanya..
tak ingin ku melihat kau di sini..
kau orang yang telah menghancurkan hidupku..
kau orang pendusta yang pernah ku kenal..

Hidup yang ku jalani slalu penuh krikil..
Ku pijak krikil krikil tajam yang membuat luka..
Ingin ku berhenti dan kembali..
Tapi untuk kembali aku juga akan melewti krikil..

Apa yang harus aku lakukan?
Menyerah atau terus?
Semua terasa sakit, sakit sekali..
Krikil ini menusuk dengan tajam..

Siapa yang akan mampu menenangkanku..
Tangis jeritanku pun tak ada artinya..
Tubuhku terasa lemas tak berdaya..
Hanya mampu terdiam di antara..
Kegelapan malam..

wajahmu bagaikkan wajah tanpa dosa..

sellu tersenyum seakan-akan tdk terjadi apa2..
semua itu karena seorg pengganggu,,
kau rela hancurkan semua..
demi seorang wanita yang melebihi segala2nya..


Original Consept by Rinz Aqlaza

Menerima Kekurangan n Kelebihan pada Diri Kita sendiri..

Menerima Kekurangan n Kelebihan Diri Kita..

Kehidupan yang selalu berubah serta penuh dengan perbedaan antara keadaan seseorang dengan orang yang lain, seringlah menimbulkan kejengkelan, kecemburuan dan putus asa.. Sering kali kita menyesali, mengapa orang lain lebih bahagia daripada kita, padahal tingkah laku mereka tidak lebih baik daripada kita.. Kita yang telah berusaha berbuat baik, penderitaan malah sering mengikuti seperti bayangan kita sendiri.. Apakah ada kesalahan kita? Mengapa pula di dunia ini ada orang yang kaya-miskin, sehat-sakit-sakitan, umur panjang-umur pendek, cantik-jelek, pandai-bodoh..

Perasaan kita kadang lebih hancur bila kita mengingat penderitaan seakan lebih sering terjadi pada kita dibandingkan pada orang lain. Hal semacam ini juga terjadi dalam kehidupan kampus, rasanya kita telah lebih banyak belajar untuk persiapan ujian, kenapa orang yang lebih tidak siap menghadapi ujian sering memperoleh nilai yang hampir sama, bahkan kadang sama atau malah melebihi nilai kita. Kita kecewa. Kita kemudian bertanya dalam hati, apakah kesalahan kita? Apakah benar ini cobaan hidup? Siapakah yang mencoba? Kita terus berusaha mencari 'kambing hitam' atas kesulitan yang dialami..

Namun, lebih baik untuk tidak menyalahkan pihak lain atas kesulitan kita.. Semua penderitaan dan masalah kehidupan pasti ada penyebabnya.. Setiap orang memiliki penyebabnya masing-masing..

Oleh karena itu, sungguh tidak tepat bila dalam diri kita masih juga muncul kejengkelan, iri hati terhadap kebahagiaan orang lain, bahkan amat keliru kalau kita sampai putus asa, patah semangat hidup dalam menghadapi perubahan yang terus terjadi dalam kehidupan.. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan..

Kehidupan ini memang selalu berisikan perbedaan, saling bertolak belakang.. Perbedaan dalam dunia ini malah sering diibaratkan sebagai saudara kembar. Artinya, kita tidak mungkin hanya menerima satu sisi dan menolak sisi yang lainnya.. Kita hanya mau menerima sisi kebahagiaan saja dan menolak sisi yang berisikan penderitaan.. Tidak bisa Tidak mungkin ! Kita pasti menerima keduanya..

Menerima kedua kenyataan hidup ini sering membuat pikiran kita menjadi tidak seimbang.. Kadang pikiran merasa senang, tetapi gak jarang pikiran menjadi sedih.. Sungguh sulit untuk bertahan pada pikiran yang penuh kebahagiaan..

Bila diamati, kondisi bahwa segala sesuatu selalu berubah ini adalah merupakan hakekat kehidupan.. Perubahan itu sendiri adalah netral, tidak menyedihkan maupun menggembirakan..  Munculnya perasaan suka maupun duka dalam menghadapi perubahan itu adalah hasil pikiran kita sendiri. Oleh karena itu, tidak mungkin kita mampu mengubah dunia.. Tidak mungkin kita mengubah kenyataan.. Hal yang mampu kita lakukan adalah mengubah cara berpikir kita sendiri..

Siap menerima kenyataan sebagai kenyataan, bukan seperti yang kita harapkan menjadi kenyataan.. Cara berpikir yang salahlah yang membuat kita menderita.. Cara berpikir yang salah ini karena kita terlalu mengharapkan kenyataan dapat berubah sesuai dengan keinginan kita. Makin besar keinginan mengubah kenyataan, makin besar pula penderitaan dan kekecewaan yang akan dirasakan.. Kita ingin selalu berkumpul dengan segala sesuatu yang dicinta, Sebaliknya kita selalu berusaha menolak untuk bertemu dengan apapun yang kita benci.. Kenyataannya, kita pasti akan berpisah dengan segala yang dicinta dan bertemu dengan hal-hal yang dibenci.. 😔 Karena itu, kita hendaknya mengubah cara berpikir agar mampu menerima kehidupan ini sebagaimana adanya..

Mari kita rubah cara pandang kita dalam kehidupan ini, karena sesungguhnya orang hanya saling memperhatikan antara satu dengan yang lainnya. Apabila ia melihat orang lain memiliki sesuatu yang ia sendiri belum memiliki maka ia katakan orang itu berbahagia. Kenyataannya, kebahagiaan relatif sifatnya. Kebahagiaan adalah urusan pribadi, tidak dapat diukur oleh orang lain..

  "marilah kita menerima semua yang ada pada diri kita, baik kekurangan atau kelebihan kita "

  "Jangan mengira yang kita anggap baik untuk hidup kita adalah selalu yang terbaik" 

Concept by Rinz Aqlaza